Manajer Manchester United, Michael Carrick, mengingatkan salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, mengenai tanggung jawab besar yang melekat pada klub setelah beberapa pernyataan Ratcliffe terkait isu imigrasi baru-baru ini. Pernyataan Carrick ini disampaikan menjelang pertandingan Manchester United melawan Everton dalam lanjutan Liga Premier Inggris yang dijadwalkan pada 23 Februari.
Carrick menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang positif dan penuh rasa hormat di dalam klub, mengingat pengaruh Manchester United yang sangat besar di seluruh dunia. Ia menegaskan bahwa setiap keputusan dan pernyataan yang datang dari pihak klub memiliki dampak global, terutama mengingat basis penggemar klub yang tersebar di berbagai benua.
Sebagai sosok yang telah mengabdi bertahun-tahun di klub, Carrick memahami dengan baik kebanggaan dan rasa hormat yang dimiliki para penggemar dan pemain terhadap budaya dan tradisi klub. Ia menekankan bahwa nilai-nilai inti seperti kesetaraan, keberagaman, dan saling menghormati bukan hanya slogan, tetapi bagian penting dari operasi sehari-hari klub.
“Manchester United bukan hanya sebuah klub sepak bola; kami memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi jutaan penggemar di seluruh dunia. Nilai-nilai seperti kesetaraan, keberagaman, dan rasa hormat harus selalu dijunjung tinggi,” ujar Carrick.
Lebih jauh, Carrick juga menekankan bahwa posisi dan pengaruh klub menuntut tanggung jawab yang besar. Setiap tindakan, baik di dalam maupun di luar lapangan, mencerminkan citra klub dan bisa memengaruhi persepsi orang di berbagai negara. Dengan demikian, menciptakan budaya yang positif dan inklusif menjadi prioritas utama bagi manajemen, staf, dan seluruh pemain.
Carrick berharap pernyataannya ini bisa menjadi pengingat bagi semua pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan di Manchester United. Ia ingin memastikan bahwa klub tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga mampu menjadi panutan dalam hal nilai-nilai kemanusiaan dan sosial di tingkat global.


