Pelatih kepala Brighton & Hove Albion, Fabian Hurzeler, menyatakan keyakinannya bahwa timnya tidak berada dalam situasi berbahaya terkait kemungkinan degradasi musim ini. Ia menegaskan bahwa posisi klub saat ini di klasemen liga masih tergolong aman, karena berada di papan tengah dengan selisih tujuh poin dari zona terbawah serta hanya terpaut enam poin dari posisi enam besar. Kondisi tersebut, menurutnya, justru menunjukkan bahwa tim masih memiliki peluang berkembang ke arah yang lebih positif apabila mampu menjaga konsistensi performa.
Hurzeler menjelaskan bahwa posisi di tengah klasemen sering memunculkan persepsi yang berbeda di kalangan suporter. Sebagian pendukung melihatnya sebagai peluang untuk menembus papan atas dan bahkan bersaing menuju kompetisi Eropa. Namun, di sisi lain, ada pula yang merasa khawatir karena jarak dengan zona degradasi belum sepenuhnya aman. Ia memahami kedua sudut pandang tersebut, tetapi menekankan bahwa fokus utama tim tidak boleh terpecah oleh spekulasi semacam itu.
Menurut pelatih asal Jerman tersebut, pendekatan terbaik bagi skuadnya adalah berkonsentrasi penuh pada pertandingan berikutnya serta hal-hal yang berada dalam kendali mereka. Ia tidak ingin para pemain terlalu memikirkan konsekuensi jangka panjang seperti ancaman turun kasta maupun peluang lolos ke kompetisi Eropa. Baginya, performa di setiap laga adalah faktor paling penting yang akan menentukan posisi akhir tim di klasemen.
Hurzeler juga menyoroti tingkat persaingan yang sangat ketat di Premier League. Dalam liga dengan kualitas tinggi seperti ini, satu kemenangan dapat mengubah posisi tim secara signifikan dalam waktu singkat. Sebaliknya, hasil buruk beruntun juga bisa membuat tim turun beberapa peringkat. Oleh karena itu, ia menilai tidak ada alasan untuk panik selama tim mampu menjaga fokus dan kerja keras di setiap pertandingan.
Pada akhirnya, prioritas utama Hurzeler adalah memastikan para pemain tetap berkonsentrasi pada aspek yang dapat mereka kendalikan, seperti persiapan taktik, disiplin permainan, dan mental bertanding. Ia menegaskan bahwa gangguan dari faktor eksternal, termasuk tekanan publik atau spekulasi media, tidak boleh memengaruhi kinerja tim di lapangan. Dengan pendekatan tersebut, ia yakin Brighton mampu menjaga stabilitas dan menghindari perjuangan di zona degradasi hingga akhir musim.


