Pelatih Eder Sarabia mengungkapkan ambisi jangka panjang dalam karier kepelatihannya dengan menyebut bahwa suatu hari nanti ia berharap bisa menangani klub Athletic Bilbao. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keinginan tersebut bukanlah prioritas saat ini. Fokus utamanya tetap tertuju pada pekerjaannya bersama Elche CF, klub yang saat ini ia latih. Sarabia mengaku merasa nyaman dengan lingkungan timnya sekarang dan menikmati proses membangun performa skuad secara bertahap.
Dalam sebuah wawancara, Sarabia menjelaskan bahwa ia tidak ingin menutupi fakta bahwa melatih Athletic Bilbao adalah impian pribadi yang ia miliki sebagai seorang pelatih asal Spanyol. Namun, ia juga menekankan bahwa ia tidak menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan peluang tersebut. Baginya, yang terpenting adalah menjalani pekerjaan sehari-hari dengan maksimal, meningkatkan kualitas diri sebagai pelatih, serta memberikan kontribusi nyata bagi klub yang ia tangani saat ini. Pendekatan tersebut mencerminkan profesionalisme Sarabia yang lebih menekankan proses dibanding sekadar target masa depan.
Ketika ditanya mengenai pandangannya terhadap pelatih Athletic Bilbao saat ini, Ernesto Valverde, Sarabia menunjukkan rasa hormat yang tinggi. Ia memuji kemampuan kepemimpinan Valverde serta konsistensi tim dalam menghadapi berbagai tantangan kompetisi. Menurut Sarabia, kekuatan utama Athletic Bilbao tidak hanya terletak pada kualitas pemain, tetapi juga pada kecintaan mendalam terhadap klub, rasa hormat kepada pelatih, serta dukungan fanatik dari para pendukung mereka. Kombinasi faktor tersebut membuat tim mampu beradaptasi dengan situasi sulit dan tetap kompetitif di level tertinggi sepak bola Spanyol.
Lebih lanjut, Sarabia juga menyampaikan harapan terbaiknya untuk Valverde dan Athletic Bilbao ke depan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin spekulasi mengenai masa depan mengganggu konsentrasinya saat ini. Prioritasnya tetap pada pengembangan tim yang ia tangani sekarang, termasuk peningkatan taktik, mental pemain, dan stabilitas performa sepanjang musim. Ia percaya bahwa peluang karier akan datang secara alami jika ia mampu menunjukkan kualitas kerja yang konsisten.
Sikap Sarabia ini menunjukkan keseimbangan antara ambisi pribadi dan profesionalisme. Ia memiliki mimpi besar, tetapi tetap realistis dengan kondisi saat ini. Dengan fokus pada perkembangan diri dan tim, Sarabia berharap dapat terus berkembang sebagai pelatih, sambil membuka peluang bagi masa depan yang mungkin suatu hari membawanya lebih dekat dengan impian melatih klub yang ia kagumi tersebut.


